PALESTINA BUTUH KHILAFAH


Oleh : Ahmad Khozinudin
Sastrawan Politik


Ramadhan bagi umat Islam adalah bulan suci, ritual ibadah kepada Allah SWT, dan diakhiri dengan Idul Fitri, hari nahar, hari kemenangan dan kebahagiaan. Bagi Israel, Ramadhan adalah bulan pembantaian, ritual menyakiti umat Islam dengan agenda rutin menyerang Palestina.

Bangsa kera Israel, dalam setiap momentum Ramadhan justru menggunakannya untuk melakukan serangkaian serangan dan pembantaian kepada umat Islam di Palestina. Tak ada kesucian Ramadhan, bagi bangsa kera ini, menyakiti umat Islam di bulan suci Ramadhan justru menghasilkan rasa puas, orgasme kebencian terhadap Islam dan kaum muslimin.

Ramadhan kali ini, al Aqsa, palestina kembali diserang Israel. Korban warga Palestina akibat serbuan brutal militer Israel di Jalur Gaza bertambah menjadi 28 orang. Tak hanya orang dewasa, anak-anak dan wanita juga ikut menjadi korban. Sementara korban terluka bertambah menjadi 152 orang. Kementerian menyebutkan jumlah korban tewas 26, pada Senin 10 Mei 2021.

Pesawat-pesawat tempur Israel melancarkan serangan brutal mulai Senin malam di daerah terpisah di Jalur Gaza dalam Operasi Penjaga Tembok. Militer Israel pada Selasa mengumumkan mereka menargetkan 130 lokasi dan membunuh 15 pejuang Hamas, sejak dimulainya serangan di Jalur Gaza.

Lalu apa yang dilakukan PBB ? lembaga yang diklaim menjaga perdamaian dunia ? TIDAK ADA ! PBB hanyalah alat Amerika untuk mengintervensi dunia dengan dalih menjaga perdamaian, padahal sejatinya PBB adalah alat untuk mengokohkan imperialisme Amerika.

Apa yang dilakukan oleh penguasa negeri kaum muslimin ? apa yang dilakukan Arab Saudi ? UEA ? Bahrain ? Iran ? Qatar ? Mereka hanya sibuk menyusun program ifthar Ramadhan dan jadwal sholat tarawih, sambil sibuk memilih menu berbuka puasa.

Apa yang dilakukan Turki? Pakistan ? Mesir ? Termasuk Indonesia ? Malaysia ? dan negeri kaum muslimin lainnya? TIDAK ADA ! Paling banter hanya berdoa dan memberikan kecaman.

Nasionalisme telah membelenggunya mereka, dan melupakan ikatan persaudaraan karena akidah Islam. Mereka hanya sibuk dengan bangsanya dan melupakan urusan saudaranya karena Islam, membiarkan ritual tahunan pembantaian Palestina terus berjalan.

Lalu untuk apa Arab Saudi memborong pesawat tempur dari Amerika? hanya untuk menyerang Yaman, diadu domba oleh Amerika. Untuk apa kekuatan tentara Turki yang gagah ? hanya di parkir, sesekali bergerak jika Suriah melanggar batas dan menyerang suku Kurdi. Untuk apa bom Nuklir yang dimiliki Pakistan? lalu kemana tentara kaum muslimin ?

Bukankah Rasulullah Saw bersabda :

الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يُسْلِمُهُ، وَمَنْ كَانَ فِي حَاجَةِ أَخِيهِ كَانَ اللهُ فِي حَاجَتِهِ، وَمَنْ فَرَّجَ عَنْ مُسْلِمٍ كُرْبَةً فَرَّجَ اللهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرُبَاتِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ، وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Seorang muslim itu saudara bagi muslim yang lainnya. Tidak boleh mendhaliminya dan tidak boleh pula menyerahkan kepada orang yang hendak menyakitinya. Barangsiapa yang memperhatikan kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kebutuhannya. Barangsiapa yang melapangkan kesulitan seorang muslim, niscaya Allah akan melapangkan kesulitan-kesulitannya di hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi kesalahan seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi kesalahannya kelak di hari kiamat”

HR. Bukhari no. 2442, Muslim no. 2580, Ahmad no. 5646, Abu Dawud no. 4893, at-Tirmidzi no. 1426

Lalu kemanakah umat Islam? kemana mereka, saat saudara muslim di Palestina membutuhkan ? bukan hanya membutuhkan doa, kiriman makanan atau obat-obatan. Tetapi, mereka membutuhkan tentara kaum muslimin untuk menolong mereka, sekaligus menghukum entitas najis Israel dan menghapusnya dari peta dunia.

Saudara kita di Palestina dalam kesulitan, dan kelapangan itu hanya datang dengan tentara pembebasan. Palestina butuh tentara yang akan membebaskannya dari Yahudi Israel, sebagaimana dahulu pertama kali tentara kaum muslimin dibawah Khalifah Umar bin Khattab RA membebaskannya.

Yang dibutuhkan Palestina adalah Khilafah, sebab hanya negara Khilafah yang bisa mengirimkan tentara sekaligus mengumandangkan jihad semesta kepada seluruh kaum muslimin. Hanya Khilafah, yang akan mengusir Yahudi dan menjadikannya kembali sebagai bangsa terusir, sebagaimana dahulu asalnya.

Hanya Khilafah, yang mampu memobilisasi kekuatan tentara dan umat Islam, untuk bergerak menyelamatkan Palestina. Hanya Khilafah, yang akan menyelesaikan masalah Palestina  hingga ke akar akarnya

Dahulu, saat Khilafah masih ada Palestina berada dalam keadaan damai dibawah perlindungan kaum muslimin. Tetapi pasca Khilafah runtuh, derita Palestina dimulai dan hingga hari ini mencapai puncaknya.

Wahai umat Islam, wahai kaum muslimin, segera tegakkan Khilafah, untuk menolong urusan Anda dan urusan saudara Anda di Palestina. Cukup sudah, Ramadhan kali ini adalah Ramadhan terakhir tanpa Khilafah. Ramadhan terakhir, dimana dipundak kalian tidak ada bai'at. [].


 

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post