Urgensi Kehadiran Pasukan Islam


 M. Arifin (Tabayyun Center)


Penindasan kaum muslimin dan teriakan minta tolong di Palestina dan di berbagai negeri sebenarnya telah lama terdengar. Bahkan tak ada satu pun mata atau telinga kaum Muslim yang tak mengetahui rintihan mereka.  Namun, apa daya, bak teriakan di hutan belantara, belum ada satu pun bala bantuan pasukan yang mampu membebaskan mereka.


Padahal mereka adalah kaum perempuan, para ibu, yang dari merekalah lahir generasi penerus peradaban dan pembebas segala kezaliman.  Mereka adalah kehormatan yang harus dijaga.  Mereka pun Muslim yang wajib mendapatkan penjagaan dari muslim lainnya.  Rasulullah saw. pernah memerintahkan, “Siapa saja yang membela kehormatan saudaranya tanpa sepengetahuannya, Allah akan menjaga dirinya dari api neraka pada hari kiamat.” (HR at-Tirmidzi).


Islam dan perlindungan setiap jiwa umatnya ada beberapa catatan.  Pertama: Penjagaan kehormatan perempuan adalah perkara yang sangat penting meski hal itu menimpa pada satu orang, apalagi jika menimpa ratusan bahkan ribuan perempuan seperti saat ini.  Kepala negara berkewajiban membebaskan mereka dengan cara apapun hingga kehormatan mereka terlindungi kembali.


Kedua: Pasukan dibutuhkan untuk menghilangkan hambatan yang sifatnya fisik.  Sebagaimana diketahui, sering ancaman terhadap kehormatan perempuan datang dari pihak musuh yang memiliki kekuatan. Kerajaan Romawi dan Bani Qainuqa tentu bukan musuh yang bisa ditundukkan oleh segelintir orang.  Untuk menundukkan mereka dibutuhkan pasukan yang bisa menggentarkan musuh.  Benar saja, musuh  pun bertekuk lutut dengan kegigihan dan kesungguhan sejumlah pasukan Islam.  Demikian pula saat ini, kaum Muslim menghadapi kekuatan besar yang harus dihadapi dengan pasukan (tentara) pembebas.


Ketiga: Kehadiran pasukan Islam tidak saja berfungsi untuk membebaskan kehormatan perempuan yang tengah dilecehkan.  Namun, hal itu juga menjadi bukti kesungguhan penguasa Islam untuk membela rakyatnya.  Karena itu, hal ini akan menjadi cara cukup ampuh untuk mencegah pihak lain (musuh-musuh Islam lainnya) bersikap berani melanggar kehormatan kaum Muslim.


Pengerahan pasukan untuk melindungi kehormatan perempuan seharusnya bukanlah hal yang sulit.  Bahkan menjadi kewajiban Khilafah Islam dan kaum Muslim saat ini untuk melakukannya semampu mungkin.


Allah SWT telah memerintahkan adanya seorang khalifah yang berfungsi melindungi kaum Muslim. Abu Hurairah menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda:


إِنَّمَا اْلإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرِائِهِ وِ يُتَّقَى بِهِ


Imam/Khalifah itu laksana perisai tempat orang-orang berperang di belakangnya dan berlindung kepadanya (HR Muslim).

 

Sungguh, teriakan kaum Muslimah di Suriah, Palestina dan negeri-negeri lainnya akan segera sirna jika kaum Muslim memiliki kekuatan untuk menerjunkan pasukan yang tangguh.  Mereka berjuang tak kenal lelah demi membela saudaranya yang Muslim dan untuk meninggikan kalimah Allah SWT.

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post