PENTINGNYA MENYAMPAIKAN NASIHAT


 Abu Inas (Tabayyun Center)


Tamim ad-Dari menuturkan bahwa Nabi saw. pernah bersabda:


«الدِّيْنُ النَّصِيْحَةُ قُلْنَا لِمَنْ؟ قَالَ: ِللهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُوْلِهِ

وَ ِلأَئِمَةِ الْمُسْلِمِيْنَ وَعَامَتِهِمْ»


“Agama itu nasihat/kesetiaan.” Kami bertanya, “Bagi siapa, wahai Rasulullah?” Beliau bersabda, “Bagi Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para imam kaum Muslim dan bagi mereka pada umumnya.” (HR Muslim).


Abu Hurairah juga menuturkan bahwa Rasulullah saw. pernah bersabda:


«إِنَّ اللهَ يَرْضَى لَكُمْ ثَلاَثاً وَيسَخْطُ لَكُمْ ثَلاَثاً: يَرْضَى لَكُمْ أَنْ تَعْبُدُوْهُ وَلاَ تُشْرِكُوْا بِهِ شَيْئاً، وَأَنْ تَعْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللهِ جَمِيْعاً وَأَنْ تَنَاصَحُوْا مَنْ وَلاَهُ اللهُ أَمْرَكُمْ…»


Allah Swt. menyukai dari kalian tiga perkara dan Allah membenci atas kalian tiga perkara: kalian menyembahnya dan tidak menyekutukan sesuatupun dengan Allah; kalian berpegang teguh; kalian menasihati orang yang Allah jadikan sebagai orang yang mengatur urusan kalian…. (HR Imam Malik).


Nasihat itu hendaklah disampaikan secara rahasia.


Jabir bin Nufayr menuturkan bahwa ‘Iyadh bin Ghanam pernah mencambuk seorang penduduk hingga terluka. Lalu Hisyam bin Hakim menyalahkannya dengan perkataan hingga ‘Iyadh marah. Setelah berlalu beberapa malam, Hisyam meminta maaf dan mengemukan alasannya seraya berkata, “Apakah Anda tidak mendengar Rasulullah saw. bersabda:


«إِنَّ مِنْ أَشَدِ النَّاسِ عَذَاباً يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَشَدُهُمْ لِلنَّاسِ عَذَاباً فِيْ الدُّنْيَا»


Sesungguhnya orang yang paling keras menerima siksaan pada Hari Kiamat adalah orang yang paling keras menyiksa manusia di dunia. (HR al-Baihaqi, Ibn al-Atsir, dan ath-Thabrani).”


‘Iyâdh berkata, “Sungguh, aku juga telah mendengar apa yang engkau dengar dan berpandangan seperti pandanganmu. Masalahnya, apakah engkau tidak mendengar Rasulullah saw. bersabda:


«مَنْ أَرَادَ أَنْ يَنْصَحَ لِذِي سُلْطَانِ عَامَةٍ فَلاَ يَبْدُ لَهُ عَلاَنِيَةً وَلَكِنْ لِيَخُلَّ بِهِ»


Siapa saja yang ingin menasihati orang yang memiliki kekuasaan secara umum maka janganlah menyampaikan nasihat kepadanya secara terang-terangan, tetapi hendaklah secara menyendiri.


Engkau, hai Hisyam, sungguh termasuk orang yang melakukan hal itu ketika Anda menjatuhkan penguasa Allah. Apakah engkau tidak khawatir jika penguasa Allah akan membunuhmu sehingga engkau dibunuh oleh penguasa Allah.”

Post a Comment

Post a Comment (0)

Previous Post Next Post